- TTL (Through The Lens)
TTL adalah mode otomatis pada flash. Artinya, kamera dan flash bekerja sama untuk mengukur cahaya lewat lensa, lalu menentukan seberapa kuat flash harus menyala agar exposure pas.
Kapan TTL berguna?
- Event
- Wedding
- Foto dengan kondisi cahaya yang cepat berubah
- Momen yang tidak bisa diulang
Kelebihan TTL
- Cepat dan praktis. Tidak perlu hitung manual.
Kekurangan TTL
- Kadang hasilnya tidak konsisten karena kamera terus menyesuaikan kekuatan flash.
2. HSS (High Speed Sync)
Normalnya, kamera punya batas shutter speed saat pakai flash, biasanya di sekitar 1 per 160 sampai 1 per 250 detik. Ini disebut sync speed.
Nah, HSS memungkinkan kamu pakai shutter cepat seperti:
- 1 per 1000
- 1 per 2000
- 1 per 4000
Kapan HSS dipakai?
- Foto outdoor siang hari
- Mau background gelap tapi subjek tetap kena flash
- Pakai aperture besar seperti f1.4 atau f1.8 di bawah matahari
Catatan: HSS bikin daya flash jadi lebih lemah dan baterai lebih cepat habis.
3. GN (Guide Number)
- GN adalah angka yang menunjukkan seberapa kuat sebuah flash. Semakin besar GN, semakin jauh jangkauan cahaya flash.
- Rumus dasarnya: GN = Jarak x Aperture
- Contoh: Flash punya GN 60, Subjek jaraknya 5 meter. berarti aperture yang pas: 60 dibagi 5 = f12
- Jadi kamu bisa pakai f11 atau f13 mendekati.
4. Sync Speed
- Ini adalah batas shutter tercepat yang bisa dipakai dengan flash tanpa HSS.
- Biasanya: 1 per 160, 1 per 200, 1 per 250
- Kalau lebih cepat dari ini dan HSS mati, hasilnya akan muncul bayangan hitam di foto.



